Pengertian Analisis Teknikal Saham

Buat kamu yang baru saja terjun di pasar modal Indonesia, terlebih saham. Pasti akan asing dengan nama teknikal ataupun fundamental. Tenang saja, artikel ini akan membahas pengertian analisis teknikal saham, sedangkan untuk fundamental sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya.

Baca juga: Analisis Fundamental dalam Memilih Saham Tahap 1

Pengertian Analisis Teknikal?

Analisis Teknikal merupakan suatu cara atau teknik analisis yang digunakan untuk memprediksi pergerakan suatu harga saham dengan mempelajari data histori pasar seperti harga, volume, psikologi pasar, dan lainnya. Penulis akan memberitahukan cara analisis teknikal dengan mudah agar dapat kalian pahami meskipun baru saja terjun di saham. Kalau mau dikasih yang berat bisa sih, tapi kasihan kalian. Bisa-bisa pusing tujuh keliling duluan. hehe

Analisis teknikal mengkombinasikan beberapa tools atau indikator yang ada pada aplikasi sekuritas maupun non sekuritas (Amibroker, Chart Nexus, Trading View).

Candlestick

Chart Mirae Asset Sekuritas

Gambar di atas merupakan chart yang berisi candlestick. Candlestick berisi informasi mengenai harga saham, seperti open, high, low, dan close. Hampir semua analis menggunakan ini untuk melakukan analisis terhadap pergerakan harga saham. Ibaratnya ini tuh sudah seperti hal yang wajib digunakan, kalau tidak menggunakannya rasanya seperti ada yang kurang.

Candlestick dapat digunakan untuk mengetahui trend atau arah pergerakan harga saham baik jangka pendek ataupun jangka panjang.

Moving Average (MA)

Chart Mirae Asset Sekuritas

Moving Average merupakan indikator yang berfungsi untuk mengetahui rata-rata pergerakan harga saham berdasarkan periode tertentu. Sama halnya dengan candlestick, MA dapat digunakan untuk melihat arah pergerakan harga saham.

Perhitungan MA seperti ini: MA-5 hari I: (500 + 525 + 510 + 490 + 505) / 5 = 506; MA-5 hari 2: (510 + 530 + 550 + 535 + 560) / 5 = 537; MA-5 hari 3: (570 + 590 + 575 + 580 + 600) / 5 = 583. Kesimpulannya, nilai MA akan berubah seiring perubahan harga saham.

Buka Rekening Saham: bit.ly/rekeningsaham

Volume

Chart Mirae Asset Sekuritas

Volume berisikan nilai transaksi selama periode perdagangan saham. Perdagangan saham pasti memiliki volume, tidak mungkin tidak ada. Volume dapat terjadi jika ada pertukaran barang antara penjual dan pembeli. Sebesar apa volume itu terjadi tergantung dengan seberapa besar nilai transaksinya.

Volume dapat pula digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga saham untuk jangka pendek, karena dapat mencerminkan kondisi saham tersebut. Jika nilai besar, maka sedang terjadi banyak transaksi pada periode tersebut. Sebaliknya, jika nilainya kecil, maka saham tersebut sedang tidak diminati.

Cukup ya, kalian yang baru terjun di saham baca artikel ini mulai pusing. hehe. Sudah sana istirahat dulu. Penulis akan berusaha menjelaskan lebih detail lagi pada artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *