Cara Membuat Support dan Resisten

Halo, balik lagi sama mimin yang akan memberikan edukasi mengenai saham. Kali ini mimin akan bahas cara membuat support dan resisten. Seringkan kita lihat diforum atau grup yang memberikan ulasan tapi ada garis-garisnya dan sering bilang “Sahamnya baru uji support siap-siap mantul” atau “sahamnya sedang uji resisten, kalau tembus bisa naik lebih tinggi”. Nah, caranya bikin support dan resisten itu gimana? Banyak diantara kita yang masih kebingungan untuk menentukan titik atau area mana yang idealnya dijadikan support dan resisten. Yuk langsung saja mimin bahas.

Pengertian Support dan Resisten

Support adalah titik atau area terendah dalam pergerakan harga dan diyakini saat menyentuhnya harga akan memantul ke atas. Namun apabila support tertembus ke bawah maka harga akan turun lebih dalam mencari support baru. Analogi sederhananya ialah kamu sedang berada di gedung tinggi, kalau kamu ingin turun pasti harus melewati lantai yang sedang kamu pijak.

Kebalikan dari support, resisten adalah titik atau area tertinggi dalam pergerakan harga dan diyakini juga saat harga menyentuhnya akan berbalik turun. Apabila resisten tertembus ke atas maka harga akan naik lebih tinggi guna mencapai resisten selanjutnya. Pakai analogi gedung tinggi juga, kalau kamu ingin naik ke lantai atas pastinya harus melewati atap terlebih dahulu.

Belum punya rekening saham? Link: bit.ly/rekeningsaham

Cukup seperti itu pengertiannya, nggak perlu analogi yang rumit. Kita langsung praktek aja ya. Lanjut halaman kedua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *