Menentukan Money Management Saham

Melalui channel telegram Kelas Saham, mimin selalu menekankan gunakan money management dan hindari beli saham dengan cara sekali tembak. Maksudnya gimana? Nah, kali ini mimin akan bahas Money Management saham dan gimana cara menentukannya.

Pengertian Money Management

Kemampuan untuk mengatur atau mengalokasikan modal saat akan melakukan pembelian saham. Money Management sering digunakan agar strategi untuk trading atau investasi berjalan sesuai rencana. Sekaligus menjadi pembeda antara trader berpengalaman dengan trader pemula.

Jika saat ini kamu seorang trader, sehebat apapun analisismu tentunya tidak semua transaksi yang kamu lakukan akan berakhir dengan keuntungan, ada kalanya mengalami kerugian. Misalkan kamu melakukan 10 transaksi, 7 transaksi berhasil mendapatkan keuntungan sedangkan 3 lainnya mengalami kerugian. Apabila dihitung menggunakan winrate maka keberhasilan kamu dalam trading ialah 70%. Cara menghitungnya total transaksi berhasil dibagi seluruh transaksi.

Mekanisme Money Management

Tentunya setiap orang memiliki cara tersendiri dalam mengatur money management, namun diartikel ini akan mimin jabarkan sesuai dengan pengalaman pribadi. Ada aturan sederhana yang sudah dikenal banyak orang, yaitu risiko 2% dari seluruh modal. Artinya kerugian yang dapat kita tanggung sebesar 2% saja, usahakan tidak lebih dari itu. Jika lebih dari risiko yang sudah ditetapkan, berarti ada yang salah dengan cara transaksimu. Berapa persen risikonya dapat kamu sesuai sendiri, usahakan < 5% ya.

Buka Rekening Saham: bit.ly/rekeningsaham

Ilustrasi:

Kamu memiliki modal sebesar 50 juta rupiah dengan risiko maksimal 2%. Artinya total kerugian yang dapat kamu tanggung maksimal 1 juta. Modal tersebut dapat kamu gunakan untuk membeli beberapa saham dengan cara alokasi. Misalkan kamu ingin memiliki maksimal 3 saham dalam 1 portfolio maka maksimal pembelian setiap saham ialah 16 juta. Namun aturan ini dapat kamu rubah berdasarkan profil risiko kamu (Linknya). Lalu kamu perlu menetapkan berapa risiko yang dapat kamu tanggung setiap sahamnya, aturan ini bebas ada yang 2% 3% bahkan 6% pun silakan. Namun tetap mengacu pada risiko maksimal. Maksimal kerugian 1 juta, maka kerugian setiap sahamnya ialah kurang lebih 300 ribu.

Setelah menetapkan berapa alokasi untuk setiap sahamnya, kamu perlu merencanakan berapa kali kamu akan melakukan pembelian pada satu saham. Pada tahap ini kamu akan mulai goyah dengan aturan yang sudah kamu buat diawal, karena semakin banyak modal yang kamu gunakan maka imbal hasilnya juga lebih besar. Tapi jangan dilupakan, semakin tinggi keuntungan semakin tinggi pula risiko yang akan kamu tanggung.

Mimin biasanya melakukan pembelian satu saham dipecah menjadi beberapa kali transaksi namun tetap ada maksimalnya. Contoh membeli saham secara bertahap saat sedang turun dan masih berada di atas area aman. Harga beli 700 dan area aman 670, maka bisa atur pembelian lainnya diantara 670-700. Membeli harga di bawah harga pembelian sebelumnya dapat menurunkan average buy. Selain melakukan money management juga menjaga psikologi agar tidak greedy.

Sekian ya pembahasan tentang money management, semoga bermanfaat. Sekian artikelnya, semoga bermanfaat ya. Gabung channel telegram: @kelassaham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *