Setelah beberapa hari IHSG diturunkan Asing dan membuat investor/trader mengalami panic selling, hari ini IHSG mengalami kenaikan sebesar 1,38% atau 80 poin. Hal ini membuat banyak yang optimis lagi setelah merasakan depresi akibat penurunan IHSG yang tiada hentinya. IHSG naik, tapi Asing net sell Kenaikan IHSG hari ini tidak disertai…
Apakah Diberi Kesempatan Sell On Strength Lagi?
Defisit neraca perdagangan bulan April 2019 merupakan paling dalam sepanjang sejarah RI, yaitu sebesar US$ 2,5M. Neraca perdagangan memiliki hubungan erat dengan neraca transaksi berjalan. Ketika neraca transaksi berjalan mengalami defisit, maka uang yang keluar dari Indonesia lebih banyak dari uang masuk. Hal ini akan berdampak juga ke nilai tukar…
Berpotensi Rebound, Manfaatkan Kesempatan Ini
Hari ini IHSG dibuka gap down -0,88%. Hal ini disebabkan karena panic selling yang dilakukan oleh trader atau investor. Panic selling IHSG sudah kami jelaskan disini. Tidak hanya lokal yang panic selling, namun asing pun juga mengikuti. Kenapa asing menjual cukup banyak kemarin? Disebabkan karena semakin memanasnya perseteruan antara Amerika…
IHSG Menguji Support Area
IHSG sedang menguji support area 6114.22 serta Moving Average 100. Bulan Mei 2019 menjadi pelemahan IHSG disamping karena siklus “Sell on May and Go Away”, memanasnya kondisi global saat ini menjadi tantangan IHSG. Pagi ini kondisi market dunia atau lebih tepatnya Dow Jones Indeks yang berada di Amerika Serikat mengalami…
JPFA: On Demand Area
Beberapa minggu terakhir, saham JPFA mengalami penurunan cukup dalam. Hal ini dipicu oleh penurunan laba kuartal 1 2019 sebesar 28%. Tidak hanya dipicu oleh penurunan laba bersih saja. Saham JPFA telah dijual habis-habisan oleh asing sejak bulan februari lalu, namun penjualan asing mulai berkurang pada minggu-minggu terakhir. Meredanya penjualan asing…