Apakah Saham INDF Akan Ke 8000an?

Jika kamu seorang anak kos atau wirausaha dalam bidang makanan, pastinya sudah tidak asing lagi dengan mie instan merk indomie. Mie instan tersebut merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Saham INDF) atau lebih dikenal dengan nama Indofood merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 14 Agustus1990 oleh Sudono Salim dengan nama PT Panganjaya Intikusuma yang pada tanggal 5 Februari1994 menjadi Indofood Sukses Makmur. Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.

Fundamental

Laba bersih saham INDF mengalami kenaikan yang konsisten sejak 2017 meskipun tahun 2018 sedikit mengalami penurunan. Mencatatkan laba bersih 2,8T atau mengalami kenaikan sebesar 11,6% pada saat pandemi merupakan suatu keberhasilan yang bagus.

Buka Rekening Saham Online: https://kelassaham.com/open-account/

Jika dilihat secara valuasi menggunakan PBV dan PER, harga saham saat ini lebih murah daripada tahun-tahun sebelumnya. PBV 1.4x dan PER 10.1 menjadi terendah selama 4 tahun ini.

Selama dua kuartal, PT Indofood Sukses Makmur Tbk mampu mencatatkan kenaikan sebesar 102% dalam kondisi pandemi. Jika dilihat dari kuartal kedua, ada kemungkinan emiten ini akan mencatakan laba bersih kembali. Kita nantikan saja laporan keuangan kuartal ketiga.

Teknikal

weekly

Berdasarkan chart weekly INDF terdapat sinyal beli dan harga bertahan di atas EMA100, stochastic berada di area cukup rendah.

daily

Pada chart daily INDF mencoba bertahan di atas resisten 7250, begitu juga dengan stochastic yang masih bertahan di atas 50.

foreign flow

Minggu ini asing mulai membeli INDF kembali dengan mencatatkan net buy sebesar 9.84M. Uniknya adalah setelah melakukan net sell selama beberapa minggu, asing mulai mencatatkan net buy.

Apakah INDF akan ke harga 8000an?

Kita tunggu saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *